Sabtu, 05 Oktober 2013

Farid Sakit :(

      Bunda Farid menghindari September, karna katanya trauma september. Entah kenapa saya juga tidak tau. Tapi september berlalu dan Oktober pun datang, bukannya lega malah Allah kasih sedikit bencana buat kami :( Farid sakit. Dari Selasa tanggal 1 Oktober Farid di bawa ke RS Aisyiah untuk cek darah, ternyata memang trombosit Farid turun di bawah normal, tapi dokter menyarankan dirawat dirumah saja, karna hematokritnya bagus dan tidak DBD. Taciku pun merawat Farid dirumah secara intensif dan tidak masuk kerja sejak selasa itu. Tapi akhirnya Jumat Farid seperti tidak sanggup lagi, farid sudah capek dan bilang sama Bunda "aid capek nda" aid lemes dan akhirnya aid dirawat juga dan dipasang infus untuk bantu tambah cairan tubuhnya agar Trombositnya kembali normal. Hiba melihat Farid di infus, dia tidak bisa ngapa-ngapain selain duduk dikasur pasien, lemes dan tak seperti biasanya, Farid yang dikenal ceria waktu itu tak lagi menampakkan wajah cerianya, hanya termenung, mungkin lagi berfikir saya ini kenapa. Kenapa harus di bawa kesini dan kenapa harus di pasang selang ini ditangan, untuk apa dan lain-lain.


         Mendengar kabar ini aku tak sanggup lagi menahan diri di Padang dan akhirnya aku segera pulang untuk menemui Farid, untuk memastikan keadaannya bagaimana, sepanjang jalan pulang aku hanya bisa meneteskan air mata, betapa tidak, aku juga pernah merasakan apa yang Farid rasakan, farid masih kecil, tak harusnya berada di sana.


       Dalam perjalanan taci pun mengabari farid tidak apa-apa, farid sudah bisa tertawa dan ceria lagi, alhamdulillah terucap olehku, karna aku tau anak kecil itu jujur, sakit ia bilang sakit, tidak ia bilang tidak, tak seperti kita orang dewasa yang sakit sedikit aja keliatan lebay, hehe


         Sesampai dirumah aku pun langsung menjumpai Farid dan Farid pun langsung bilang "aid udh sembuh ma kan?" gaya Farid dengan segala ekspresinya, senang klo liat Farid udh ceria lagi. Tapi kasian saat Farid harus disuntik setiap saat untuk diambil darahnya, belum lagi klo dia bandel infusnya tercabut atau tersumbat dan harus ganti lagi, dia berontak dan sangat kuat terjangnya, perawat pun kewalahan memasang infus.



          Ini adalah hari ketiga, berharap nanti sore atau besok pagi bisa pulang, amiiin :)
Cepat Sembuh ya nak, Mama pergi dulu, minggu depan mama pulang lagi yaaaaa, kita main lagi :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar