Ibu, maafkan aku jika aku salah. trimakasih yang teramat sangat atas bimbingannya, semoga aku bisa menyusul teman-teman yang lain sesegera mungkin, menyusul mela, ayang, vira, meri dan mahasiswa bimbingan ibu lainnya. Mohon doanya ya bu...
Terhitung sejak 2 november 2010, aku mulai penelitian untuk skripsiku di SMAN 2 Pariaman. sejak hari ini juga aku tidur dirumah orang tuaku. Karna masih kuliah, aku terpaksa bolak-balik padang-pariaman tiap hari, begitu lelah, bahkan bisa dikatakan saaaaangat lelah. Belum lagi nyampe dirumah aku harus menyiapkan tugas sekolah, tugas kuliah maupun tugas dirumah sebagai seorang anak... duh, capeknya minta ampun kawan. tapi tak apa, DEMI CITA-CITA ^_^ apapun akan aku lakukan, terlebih untuk keluarga, ayah, ibu dak juga kakak adikku.
Mari kita sibuk hari-hariku bersama keluarga, bersama ibu, ayah, taci n kk ipar serta ponakanku "Farid", bg ade, henal, nenek yang biasa ku panggil "amak" dan terakhir Ungku, kk dari nenek.
"Mendengarkan curhat ibu tiap hari"
kok jadi terbalik ya? hehehe, biasanya anak yang sering curhat sama ibu, klo ini beda lo friend "ibu sering curhat padaku", baik masalah keluargaku maupun masalah ibu dengan teman-temannya. Kadang aku juga tak bisa kasih jalan keluar buat ibu, kadang ku juga turut emosi karna ibu diperlakukan tidak baik. Ibu sosok yang sabar, tak pernah melawan kata-kata, cacian dan makian dari orang lain. Ibu yang tetap baik pada mereka menganggap tidak pernah mendengar cacian itu, karna mereka pengecut. Ngomong beraninya cuma di belakang ibuku. Taci (kakak perempuanku) bilang "Alhamdulillah, berarti orang-orang itu iri pada kita".
akhir-akhir ini ibu sering menangis, ibu menangis... kuusap air mata ibu, dan tak bisa dipungkiri, aku juga ikut meneteskan air mata. Mungkin menangislah cara ibu untuk menenangkan dirinya. Ibu "yang sabar ya, tangisan ibu akan menjadi indah suatu saat nanti". Cukuplah tangisan ibu menjadi rahasiaku, tak perlu orang lain tau, termasuk saudara-saudaraku.
"Menemani ibu ke Pasar"
Ibu sering ngajak aku ke pasar, dulu sih gak, dulu... kemana-mana yang dibawa taciiiiiiii terus, kadang abang klo belanjaan ibu banyak. Dulu aku sering iri pada mereka, sekarang tidak lagi ^_^ ternyata sayang ibu pada anak-anaknya sama. Ibu bersikap adil, menempatkan sesuatu pada tempatnya, dulu kan aku masih kecil, klo dibawa ke pasar ya tambah merepotkan dong, hehehe... Nah, klo sekarang, kemana-mana aku yang slalu temani ibu. Tapiiiiiiiiiii sayangnya ya, yang bawa motor bukan aku, tapi ibu. Ibu belum percayaan aku untuk bawa motor, emang sih aku juga masih belum berani ^_^
"Ngasih les gratis buat adikku sayang "
Muhammad Hauzan Suhenal, itu lah nama panjang adikku. Sekarang dia duduk di bangku SMP N 2 pariaman kelas VIII (8.3). Dia emang beda dari kami semua, belum pernah juara 1 sejak SD. Mungkin karna anak bungsu jadi dimanja, palagi anak cowok, kerjaannya main terus, nonton TV, main game dikomputer abang tiap hari sepulang sekolah. Kadang-kadang gak ingat klo ada tugas. Besok pagi mau berangkat sekolah... kena marah lagi sama ibu. kena maraaaaaaaaaaaah terus. Aku jadi kasian juga sama dia, kadang mak, ungku dan aku juga ikut-ikutan marah. Tapi dia gak sayang sama dirinya sendiri.
Nah, giliran aku buat sadarkan dia arti penting Sekolah, mungkin dia masih merasa sekolah itu hanya tempat main atau mungkin saja dia belajar di Sekolah dan merasa tidak butuh lai belajar dirumah??? Jika ditanya sih dia bisa jawab (khusus untuk pelajaran Ilmu sosial). mmm... Syukurlah klo begitu, artinya dia suka pelajaran yang bercerita. Tapiiiiiiiii dia lemah pada hitungan, seperti matematika dan fisika. Aku malu masa' aku yang guru fisika, tapi adek sendiri fisika aja gak ngerti... Aku akan ajarkan kamu dek. Meski mata ngantuk, badan lelah nyampe rumah... itu tak akan jadi halangan buat nelok untuk ngajarin kamu ^_^ yang penting patuh sama perintah nelok, gak pake ngelawan... Ok bro ^_^
haha... beberapa kali les udah jalan, alhamdulillah katanya kemaren UH fisikanya dapat 100. Oh yaaaaaaa??? belum percaya sampai kertas ulangannya ada ditanganku. tak tungguan ya dek, ntar janjinya mau dikasih hadiah.
Minggu, 14 november 2010 "Buat kamar untukku"
kerjasama yang baik antara ayah, ibu dan anaknya, hehhe... minggu pagi kami bekerja bersama untuk bikin kamar untuku. Bukannya tak punya kamar kawan, tapi belum resmi jadi kamarku, awalnya sih di lantai 2 itu hanya dijadikan ruang tamu, tapi karna kk perempuan ku sudah menikah jadi kami pisah kamar, aku terpaksa pindah ke atas tanpa kamar, yaaaaaa tidur diruang tamu dengan kasur seadanya, tapi ku bikin jadi suasana nyaman aja. Sama-sama tau lah gimana klo tinggal di lantai 2 yang sebenarnya itu lebih layak dikatakan sebuah loteng, hawa kamarnya panas. Karna kepintaran ayahku untuk buat rumah, maka lantai 2 yang harusnya loteng bisa dijadikan sebuah ruangan. Loteng yang panas dijadikan nyaman dengan kipas angin, hehe.. gak ada AC2an, kita cuma orang kampung yang tak mampu beli AC ^_^ Uang ayah bukan untuk beli AC tapi buat sekolah kami.
Selain kamar, di sana ayah juga buatkan pustaka untuk kami, disana buku-bukunya lengkap, mulai dari majalah anak-anak, bobo, donal bebek, ananda, komik, majalah remaja seperti anida, majalah trubus, asri, ummi, sabili, hidayah (seingatku..) dan koleksi buku-buku pelajaran kami dari SD sampe SMA, tidak hanya buku cetak, buku-buku hasil tulisan kami juga ditaruh disana, suatu saat ketika kami kangen dengan tulisan kami tempo dulu kami akan liat-liat lagi ^_^
NAh, sembari bercerita ternyata kamarku udah selesai ya... hehe, endingnya tangan ayah kena palu, :( jadi berdarah, "ayah, maaf ya... karna buatkan kamar untukku ayah jadi terluka"
Selasa, 16 November 2010 "Berangkat ke sekolah bersama abang"

seperti biasa, klo masuk jam 7.30, klo telat selalu minta di anterin sm abang. Hari ini sebagian umat muslim merayakan idul adha, sebagian lagi besok. Pagi ini tak biasanya polisi keluar dari markasnya yang tak jauh dari sekolah tempatku mengajar. Spontan abang kaget dan memacu motornya sekencang-kencangnya. aku kaget minta ampun karna gak nyangka abang bisa sengebut ini, aku tanya kenapa? "manga bg? paniang?" trus abang bilang "dak liek polisi di muko tu ha". Pas dibelokkan, tiba-tiba motor agak goyang, syukur alhamdulillah tidak jatuh karna abang tahan dengan kaki kirinya. lalu aku suruh abang untuk pelan-pelan saja karna tak akan dikejar sama polisi itu. Sesampainya kami disekolah ku lihat jempol kaki kiri abang berdarah. Masih dengan dada dag dig dug aku langkahkan kaki menuju meja piket. karna merasa masih tak enak, aku telpon ibu, "bu, lah sampai abang dirumah?" dibalik telpon ibu jawab "alah, manga cin?" ternyata abang tak bilang pada ibu kejadian tadi. "bu, liek ampu kaki abang badarah". setelah itu baru abang cerita dan kaki abang di obati ibu. Alhamdulillah baru aku tenang untuk mengajar karna abang selamat sampe dirumah, yang ku takutkan nanti ada apa-apa dijalan karna ku tau abang tadi pasti syok banget ketika liat polisi. ini pelajaran buat abang, udah motornya gak pake nomor polisi, aku yang numpang juga gak pake helm, banyak salahnya makanya tadi takut pas kepergok polisi. BUAT ABANG "lain kali jangan di ulang lagi".
"Jalan-jalan bersama taci, bg dolla dan farid"
kami adalah orang-orang yang suka jalan-jalan, klo orang kami bilang "CANDRA" alias CANdu RAun ^_^ aku senang di ajak jalan-jalan sama mereka, yaaaaaaaaaa.... meski kadang jadi sangat menjengkelkan karna kk iparku jahil. Dia sering ngejek aku, bilang aku jeleklah, bau lah, belum mandi lah n bla bla bla... tapi dibalik itu dia sayang lo pada adik iparnya ini, hehehe... dia anggap aku kayak adiknya sendiri. Taci yang sehabis melahirkan Farid tak bisa kerja apa-apa, jadi aku lah yang jadi Ijjah mereka.
Semoga kalian tetap jadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah sampe jadi kakek nenek ya... aamiin. Buat taci "Jangan sering-sering abang yang masak, masak itu tugas taci loh" Bg dolla "Jaga taci baik-baik, jaga hatinya jangan sampe terluka, cintai dia, sayangi dia". eh eh eh si farid kecil mau dikasih nasehat apa ya????? "mmm, Farid, jadi anak yang sholeh ya nak, ntar klo udh gede sayangi bunda sama ayah, gak boleh ngelawan ya... sayangi semua orang yang ada disekitarmu, ada nenek, ayah uwo, mama nelok, om ade, mak uwo, uncu enal, inyiak"
Udah dulu ya ceritanya kapan-kapan disambung lagi, udah adzan zuhur ^_^
betapa tidak sedih kawan, aku orangnya sensitif, dimarahi sedikit saja aku tak tahan. rasanya menyesal juga pulang ke rumah secepat itu. jadinya untuk skripsi pun aku tak konsentrasi, pekerjaan rumah selalu membebaniku, klo di acuhkan saja??? tak tega, seperti tak punya hati membiarkan ibu dan nenekku bekerja didapur sepanjang hari. mereka memang sering mengeluh. siapa yang mengerti??? padaku mereka menumpahkan keluhannya. aku tau, beliau tak marah padaku, justru mungkin ibu juga bersedih karna aku terlalu baik, mau mengalah, meluangkan waktu untuk semua pekerjaan itu. entahlah kawan.... kesal juga bertumpuk dihati ini, jujur, pagi ini aku benar-benar tak tahan, aku pengen menangis saja di bus biar hatiku tentram, mungkin memanga air mata ini lah yang menyebabkan aku sedih, jika ku buang, berharap kesedihan itu pergi.
tanpa sadar, aku sudah sampai di padang, ketiduran di bus, seperti kebiasaanku, bus adalah tempat istirahat paling nyaman. tak memikirkan apa-apa. seolah-olah aku adalah orang yang paling santai di dunia ini. jika malam datang, aku tak bisa tidur dengan nyenyak, meski mataku terpejam. tapi aku harus tetap optimis, hanya tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan gelar sarjana. S.Pd, itu lah yang akan ku raih, insyaAllah...
sekarang sudah 23 des, 25 januari 2011 tinggal 1 bulan lagi, skripsiku belum selesai. Apa yang harus ku lakukan ya Allah????
**********
maaf, jika wisuda tertunda :(
Ibu, ayah, sebelumnya icin minta maaf jika memang keputusan dari jurusan tidak mengizinkan cin untuk ujian kompre karna masalah mata kuliah icin yang belum selesai. Tapi keputusan ini belum final bu, ayah. Masih berharap semuanya kembali seperti semula. Amiin.
Sebenarnya tidak kuat lagi rasanya ke kampus jika teman-teman nanya kapan icin kompre?? Gak kuat bu, sungguh. Untuk bilang ke ibu aja tak sanggup. Masalahnya bukan pada skripsi cin yang belum selesai. Skripsi insyaAllah udah dapat acc dari pembimbing pertama, untuk pembimbing 2 insyaAllah tinggal sekali perbaikan lagi.
Masalahnya ada pada kuliah pilihan yang belum cin ambil??? Lha, pasti nanya kan kenapa blm ambil??
********************************************************************************
Tahun pertama aku terdaftar di UNP sebagai mahasiswa fisika NR06, mata kuliah pilihan yang aku ambil adalah b.indonesia dan b.inggris yang masing-masingnya 2 SKS, padahal wajib ambil Cuma 2 SKS. Nah, setahun kemudian aku coba ikut tes lagi untuk ambil bangku regular. Alhamdulillah aku lulus. Status ku sekarang adalah mahasiwa fisika regular 2007. Sehingga mata kuliah yang akan aku ambil harus ku sesuaikan dengan buku panduan fisika 2007. B.indonesia jadi mata kuliah wajib dan b. inggris tetap pilihan, dan Alhamdulillah aku udh ambil d tahun 1, tinggal aku transfer ke NIM yang baru. Alhamdulillah semuanya juga sudah beres, tapi ada 4 mata kuliah yang berbeda SKS, di tahun 2006 aku Cuma ambil 2 sks masing-masingnya, dan di tahun 2007 ke 4 mata kuliah tersebut jadi 3 sks. Setelah ditanya-tanya ke jurusan katanya bisa di clearing jadi 3 sks, artinya aku gak perlu ulang kuliah itu lagi.
Untuk sementara aku aman, dan aku tetap lanjutkan kuliah dengan tetap berpegang pada buku panduan 2007. Aku tetap semangat meskipun di tiap semester aku harus kuliah dengan adik-adik 07, 08 bahkan 09 karna mengejar ketertinggalan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, yaaa gak selancar itu juga sih, tetap di awal semester aku gak pernah dapat kuliah yang aku ingin, aku harus lapor dulu ke sekjur agar dibukakan sesi baru atau nambah kapasitas, untuk antisipasi, takutnya pas perbaikan KRS kelasnya penuh. Jika sebelumnya belum pernah lapor, kita gak akan dilayani.
Sekarang aku sudah 9 semester kuliah di sini, tiba-tiba saja ada perubahan lagi, b.inggris yang dulunya adalah mata kuliah pilihan sekarang di isukan jadi mata kuliah wajib. Klo memang begini, ya aku gak jadi wisuda dong, karna gak satu pun mata kuliah pilihan yang aku ambil. Sekarang hanya keajaiban yang akan merubah segalanya. Allah, tolong hamba, tolong kami… tapi aku juga tidak terlalu khawatir, karn aku tidak sendiri, adik-adik 07 juga banyak yang akan di wisuda maret, berharap kami bisa diizinkan untuk ujian kompre.
********************************************************************************
Ibu, ayah, dan semua yang telah bantu icin selama perkuliahan, sebelumnya icin minta maaf klo seandainya memang tak jadi wisuda maret ini. Cin minta maaf karna sudah buat kecewa, tidak bisa tamat tepat waktu.
************