Jumat, 26 September 2014
hari ini jumpa lagi blog :)
alhamdulillah, hari ini saya bisa lagi membuka blog ini ^_^. Sejak selesai dari PPG, sejak saya tak lagi tinggal di Rusunawa, sejak saya jauh dari wifi gratis, haahaha... menyenangkan hidup menikmati fasilitas gratis. Sekarang saya harus kerja keras untuk menghidupi kehidupan pribadi dan membantu orang tua sedikit demi sedikit, setidaknya tidak ada lagi meminta uang jajan hanya sekedar beli kebutuhan pribadi :)
Senin, 03 Februari 2014
Pasca UTN tahap 2, tanggal 2 bulan 2, 2014
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
rasanya ingin menjerit hari ini, mengingat ujian kemaren, kemaren msh bs tertawa, tp jika sendiri entahlah, aku ingin menangis saja, hanya teman-teman yg bs menghibur kita satu sama lain T_T
rasanya ingin menjerit hari ini, mengingat ujian kemaren, kemaren msh bs tertawa, tp jika sendiri entahlah, aku ingin menangis saja, hanya teman-teman yg bs menghibur kita satu sama lain T_T
Senin, 27 Januari 2014
UTN berjalan lancar dan tinggal menunggu hasil 29 Januari 2014
Kemaren alhamdulillah UTN berjalan lancar dan khidmat dengan waktu 90 menit. Serentak SeIndonesia 12 LPTK dengan 2 sesi, sesi pertama jam 8.00 WIB dan sesi kedua 10.00 WIB.
UTN telah berakhir, meskipun begitu, bukannya plong malah deg-deg kan nya makin dahsyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat. Allahuakbar... Allah Maha Besar, Engkaulah pemilik Alam ini ya Allah, Engkau Maha Berkuasa, Engkau yang menjadikan yang sulit menjadi mudah, Engkau dapat menjadikan sesuatu yang Engkau inginkan. bolehkah hamba meminta untuk kesekian kalinya ya Allah, kabulkan permintaan kami, luluskan kami pada UTN ini ya Allah... luluskan kami semua, jangan sampai ada yang tidak lulus diantara kami, jika ada salah satu teman hamba tidak lulus hamba sedih ya Allah, hamba tidak tega melihatnya menangis karna kegagalan ini, dan jika hamba yang tidak lulus hamba justru lebih sedih lagi, bukan senang ketika melihat saudara bahagia, tapi ya begitulah ya Allah, Engkau pasti mengerti kegalauan kami saat ini.
Kamis, 09 Januari 2014
DOA
http://www.fimadani.com/doa-doa-agar-lulus-ujian/
http://www.zikirpenenanghati.com/2013/06/doa-ketika-menghadapi-ujian.html
http://furqona.com/index.php?option=com_content&view=article&id=136:9-rahasia-doa-lulus-ujian&catid=35:motivasi&Itemid=55
http://www.zikirpenenanghati.com/2013/06/doa-ketika-menghadapi-ujian.html
http://furqona.com/index.php?option=com_content&view=article&id=136:9-rahasia-doa-lulus-ujian&catid=35:motivasi&Itemid=55
9 RAHASIA DO’A LULUS UJIAN
1
. Sebelum kamu berangkat ke tempat ujian, berpesanlah kepada Ibumu untuk membacakan surat Al-Waqiah pada jam saat engkau mulai mengerjakan soal ujian.
2. Ketika memasuki ruang ujian bacalah :
“ROBBISY ROHLI SODRI WA YASSIRLI AMRI WAHLUL UQDATAM MILLISANI YAFQOHU QOULI” ( Ya Allah lapangkan lah dada ku dan mudahkanlah urusan ku dan lancarkanah lidah ku agar mereka memahami perkataan ku)
3. Ketika Pengawas ujian mulai membagikan naskah soal, bacalah surat Al-Qodar tiga kali.
4. Ketika engkau ragu pada jawaban yang akan kau pilih, bacalahSHOLAWAT, insyaalloh goresan pensilmu akan selamat.
5. Siasat do’a : Do’akan orang lain, agar malaikat mendoakan mu.
6. Do’a Istikharoh, do’a dahsyat di malam sebelum ujian.
7. Ingatlah Allah dalam keadaan lapang, agar Allah juga mengingatmu saat dalam kesempitan.
8. Yakinlah agar Allah pun yakin untuk mengabulkan do’amu.
9. Bersedekahlah kemudian berdo’alah. Sedekahmu akan menyelamatkan.
PENJELASAN 9 RAHASIA DOA LULUS UJIAN
1. Mengapa baca surat Al-Waqiah?
Sungguh besar fadlilah surat ini. Ubay bin Ka’ab pernah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :”Barangsiapa yang membaca surat al-Waqiah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn).
Abdulloh bin Mas’ud juga pernah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :”Barangsiapa yang membaca surat al-Waqiah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn).
(fakir ilmu, fakir keternangan, fakir rasa aman, fakir pertolongan, juga fakir rahmat saat menghadapi ujian).
2. Inilah doa nabi Musa saat menghadapi raja Fir’un. Doa memohon diberi kemudahan dalam segala urusan dan agar kata-kata kita dipahami oleh orang lain.
“Ya Allah, terangkanlah hatiku, dan permudahkanlah urusanku dan kata-kataku agar mereka memahami tutur kataku”.
3. Surat al-Qodar, di dalamnya ada ayat yang menceritakan : “….turun mailaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan ijin Tuhannya untuk mengatur segala urusan…” (semoga Allah mengirim malaikat-malaikatnya untuk mengilhamkan kepada kita cara berpikir yang efektif, ketenangan, penjagaan selama ujian, serta pertolongan agar dipermudah oleh Allah.) Rasulullah bersabda :”Barangsiapa yang membaca surat al-Qodar, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam al-Qadar”. (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn).
4. Mengapa Sholawat?. Rasulullah bersabda :”Tak seorangpun mengucapkan salam untukku kecuali Allah akan mengembalikan ruhku kepadaku, agar menjawab salamnya itu”. Perhatikan baik-baik hadist di atas. Ketika kau mengucapkan salam, shalawat, atau doa keselamatan bagi Rasulullah, maka Rasulullah akan menjawab salammu. Itu artinya, Rasulullah mendoakan keselamatan bagimu. Kalau Rasulullah berdoa pasti diterima dan dikabulkan Allah.
5. Siasat berdoa, kalau kamu mengharap sesuatu, jangan berdoa untuk dirimu, tetapi doakan orang lain.kalau kepingin kaya jangan berdoa ‘Ya Allah berikan hamba kekayaan”, tetapi berdoalah dengan ikhlas : “ Ya Allah berikan si Fulan kekayaan, hamba tak tega melihat kemiskinannya”. Kalau kau ingin lulus ujian jangan hanya berdoa “Ya Allah, tolong luluskan hamba dalam ujian esok”, tetapi berdoalah :” Ya Allah, luluskan kawan-kawanku dalam ujian esok. Hamba tak kan mampu menyaksikan kawan-kawan hamba menangis meratapi hasil ujiannya yang tidak lulus. Hamba tak tega ya Allah”.
Lo kenapa begitu ? Rasulullah bersabda :” Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengatahuan orang yang didoakannyaadalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ”aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan” (Shahih Musliam).
6. Istikharoh berarti memohon kepada Allah swt agar setiap keputusan yang akan diambil merupakan keputusan terbaik yang emngandung kemaslahatan baik bagi diri maujpun orang lain. Istikharoh adalah minta dipilihkan oleh Allah sesuatu yang baik bagi dirinya dan berdoalah dengan ikhlas.
7. Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang menginginkan agar Allah mempedulikannya ketika ia dalam kesusahan dan kesukaran, maka hendaklah ia memperbanyak doa dalam keadaan lapang”.
8. Yakinlah kami bahwa doamu pasti akan dikabulkan Allah, maka Allah juga akan yakin mengabulkan doamu. Bagaimana Allah mengabulkan doamu yang kamu sendiri tidak yakin.
9. Keluarkan sebagian rizki kamu untuk bersedekah ke pembangunan masjid, sekolah, anak yatim, fakir miskin, bencana alam dll dan berdoalah serta mintalah mereka mendoakan kamu agar ujianmu lancer
10. Ya Allah adakah ciptaanmu yang lebih dahsyat dari gunung, besi, api, air, angin ? ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya”.
Rabu, 08 Januari 2014
TANGISAN ANAK ADA RAHMAT NYA
Apabila anak kecil kadang suka menangis
Maka janganlah kalian memukul mereka..
Mereka bukan menangis karena semaunya sendiri (suka-suka ).
Melainkan mereka menangis karena TIGA perkara :
Dalam usia SETAHUN anak kita :
4 bulan pertama tangisan mereka adalah untuk MENTAUHIDKAN TUHAN NYA.
4 bulan kedua tangisan mereka adalah untuk BERSELAWAT kepada NABI nya.
4 bulan seterusnya tangisan mereka adalah untuk MENDOAKAN AYAH BUNDA MEREKA dan memohon AMPUN untuk kedua nya.
Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
Janganlah kamu PUKUL anak-anak kamu di sebabkan mereka MENANGIS dalam masa setahun karena pada 4 bulan pertama dari lahir nya ia BERSYAHADAT LA ILAAHA ILLALLAH.
Pada 4 bulan kedua ia berselawat ke atas ku .
Dan 4 bulan seterusnya ia mendoakan kedua ibu bapa nya.
( H.R. Abdullah Ibnu Umar radhiallahu anhu ).
Pada riwayat yang lain Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :
Tangis anak di waktu kecil adalah pada 4 bulan pertama ia bertauhid dan 4 bulan kedua dia berselawat atas Nabi dan 4 bulan seterusnya ia beristighfar bagi ayah bunda nya.
Imam Anas bin Malik radhiallahu anhu meriwayatkan bahwa :
Bagida Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :
Anak-anak SEBELUM sampai BALIGH apa-apa yang di perbuat dari pada KEBAIKAN maka di tuliskan untuk diri nya dan untuk kedua ayah bunda nya.
Dan apa-apa yang di perbuat nya daripada KEJAHATAN maka tiadalah di tuliskan untuk diri nya dan tidak juga untuk kedua ayah bunda nya.
Tetapi apabila telah BALIGH berlaku lah yang di tulis itu atas nya ia itu BAIK dan BURUK NYA.
Subhanallah.....
Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita agar selalu mengikuti sunnah Rasulullah Saw dan menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba ALLAH yang senantiasa beriman dan bertakwa kepada-Nya. Aamiin
Selasa, 07 Januari 2014
Agar Melahirkan Tak Sakit, Ada Caranya Lho!
Oleh Kusmiyati
Posted: 14/11/2013 14:30
Liputan6.com, Jakarta : Wajar, bila seorang perempuan yang baru pertama hamil merasa khawatir dan takut jelang hari persalinan. Para wanita ini pada umumnya takut akibat pengalaman sebelumnya yang diceritakan orang lain.
Namun, jangan khawatir! Ketakutan tersebut dapat diatasi dengan teknik hipnobirthing atau terapi khusus yang memang bertujuan menghilangkan masalah-masalah emosional yang timbul sebelum melahirkan.
"Takut sebelum melahirkan itu wajar. Para klien saya mengaku rasa takut itu muncul akibat pengalaman sebelumnya atau dari mulut ibu yang mengatakan persalinan itu sakit. Itu yang mensugesti diri sehingga rasa sakit terasa, bisa diatasi dengan hypnobirthing," kata Hipnoterapis di Lembaga Adi W, Gunawan, Agus Wirajaya S.E, S.Ag, C.Ht-QHI.,C.T, ditulis Kamis (14/11/2013).
Menurut Agus, terapi ini sebaiknya mulai dijalankan saat usia kandungan memasuki bulan ke 28 sampai 31 minggu. Hal ini dikarenakan di usia tersebut, kondisi bayi sudah mulai terbentuk sempurna.
"Pertama kali terapi, kami (hipnoterapi) mengingatkan tentang kodrat perempuan untuk melahirkan. Namun harusnya tidak perlu takut karena Tuhan sudah mempersiapkan tubuh perempuan luar biasa untuk siap mengahadapi proses itu," kata Agus saat diwawancarai tim Liputan6.com, ditulis Kamis (14/11/2013).
Agus menambahkan para wanita sekarang lebih percaya dengan kekuatan alat bukan dengan Tuhan, sehingga memilih melahirkan dengan proses operasi atau caesar karena rasa takut tersebut.
"Padahal tubuh dan pikiran kita itu luar biasa diciptakan Tuhan dan bisa diatasi sendiri asal percaya dan yakin. Dengan teknik Hypnobirthing kami membantu para wanita menghilangkan gangguan emosi dan pikirannya," tambahnya.
Setelah langkah konsultasi, metode terapi ini dilanjutkan dengan latihan relaksasi, gerak, pernapasan, serta pemijatan berpasangan, menurut Agus lamanya terapi disesuaikan dengan kesiapan sang ibu atau sampai proses persalinan tiba.
"Biasanya pemijatan itu menjadi spesial karena itu membuka komunikasi antara suami istri, dan membuat mereka semakin intim lagi dan timbul rasa tenang dan semakin nyaman, lamanya terapi tergantung ibu kalau sudah siap ya tinggal tunggu waktu persalinannya saja," kata Agus menjelaskan.
Menurut Agus, HypnoBirthing bukan hanya sekadar menghilangkan rasa sakit saat proses persalinan tetapi membuatnya terasa lebih menyenangkan dan membuat pasangan menjadi siap untuk memulai kehidupan baru.
“Hamil sembilan bulan itu tidak mudah, setelah melahirkan mereka hanya punya waktu 2 hari untuk istirahat, setelah itu harus begadang lagi. Tapi kalau proses pesalinan dilewati dengan menyenangkan tanpa beban, maka semuanya akan berjalan lancar," kata Agus.
(Mia/Abd)
Sabtu, 04 Januari 2014
CARA BERKASIH SAYANG MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH
Pagi-pagi buka Fb ketemu tulisan ini, hihi, boleh lah buat bahan persiapan ntar mau nikah, biar tau gimanaaa gituuuh, biar selalu romantis dengan suami ^_^
1. Tidur satu selimut bersama isteri
2. Memakai wangi-wangian
3. Mandi bersama isteri
4. Menyikat rambut suami
5. Membantu isteri di dapur
6. Minum bergantian pada tempat yang sama
7. Membelai isteri
8. Tidur dipangkuan isteri
9. Memanggil dengan kata-kata mesra
10. Berjalan berpegangan tangan
SUBHANALLAH
Semoga ALLAH mempersatukan setiap keluarga yang harmonis, sakinah, penuh dengan keromantisan khas Rasulullah, dan semoga menjadi pasangan suami istri yang mawaddah dan rahmah.. Yang belum mempunyai jodoh semoga dipertemukan jodohnya, dan yang sudah semoga dimantapkan hati untuk menikah, Aamiin.,
Jumat, 03 Januari 2014
Nasehat Rasulullah tentang Akhlaqul Karimah
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ; “Jika seorang pemuda beribadah maka Iblis berkata, ‘lihatlah darimana sumber makanannya, kalau ternyata sumber makanannya adalah dari yang haram maka biarkan saja dia beribadah dan tidak usah repot-repot menggodanya karena dia sudah memperingan tugas kalian (teman-teman iblis/syetan).” (HR.Imam Al Baihaqi dalam kitabnya Syu’ab Al Iman).
Iblis tahu bahwa makanan haram akan membuat ibadah seseorang tertolak, jadi mereka tidak perlu lagi bersusah susah menggodanya. Maka carilah makanan dari yang sumber halal, jangan dari hasil sogok, riba, korupsi, mencuri, menipu, dan lain semacamnya.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ; “ Jika seseorang masuk kedalam rumahnya lalu ia menyebut asma Allah Ta’ala (bismillah) saat ia masuk dan saat ia makan, maka setan berkata kepada teman-temannya, “ tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam.” Dan jika ia masuk, tanpa menyebut asma Allah Ta’ala saat hendak masuk rumahnya berkatalah syaithan: “ kalian mendapatkan tempat bermalam, dan apa bila dia tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan, maka setan berkata : “ kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.” (HR.Bukhari)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ada seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah saya nasihat.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan marah.” Lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap menjawab, “Jangan marah.” (HR. Bukhari)
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad).
Dan ingatlah bahwa keampunan Allah diberikan kepada mereka yang beriman, beramal sholeh dan akhirnya mendapatkan petunjuk. Allah menyebutkan mengenai orang musyrik, seorang pembunuh dan pezina dalam firman-Nya,
إِلا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ عَمَلا صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ
“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan” (QS. Al Furqon: 70).
Dalam ayat ini disebutkan kecuali bertaubat dan beramal sholeh, maknanya adalah mukmin yang benar bertaubat itu adalah mukmin yang haqqan yang sebenar dalam imannya istiqomah dalam melakukan amalan sholeh. Mukmin yang jujur punya semangat untuk terus bertaubat dan bersungguh-sungguh dalam memperbanyak shalat dan sedekah, memperbanyak dzikir, tasbih, tahlil dan berbagai macam kebaikan. Mereka benar-benar sungguh-sungguh dalam melakukan amalan kebajikan tersebut. Dengan demikian, semoga Allah menghapuskan kesalahan mereka dan semoga Allah menerima amalan baik mereka.
Allah Ta’ala berfirman
وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَى
“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar” (QS. Thaha: 82).
Allah Ta’ala berfirman ; “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Qs. Al Ahzaab: 21)
Ayat yang mulia ini menunjukkan kemuliaan dan keutamaan besar mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena Allah Ta’ala sendiri yang menamakan semua perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai “teladan yang baik”, yang ini menunjukkan bahwa orang yang meneladani sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berarti dia telah menempuh ash-shirathal mustaqim (jalan yang lurus) yang akan membawanya mendapatkan kemuliaan dan rahmat Allah Ta’ala. (Lihat keterangan Syaikh ‘Abdurrahman As Sa’di ketika menafsirkan ayat di atas, hal. 481)
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Orang-orang penyayang akan disayang oleh Allah. Sayangilah penduduk bumi, maka kalian akan disayangi oleh Allah” (HR Ahmad)
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.” (HR.al-Bukhari dan Muslim)
Allah Ta’ala berfirman ;
“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf (kebaikan).” (QS al-A’raf: 199)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Berbuat baiklah pada orang tua kalian niscaya anak-anak kalian akan berbuat baik pada kalian. Dan jagalah kehormatan kalian niscaya isteri kalian menjaga kehormatannya.” (HR. Ath-Thabrani).
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
Siapa menyayangi akan disayangi. (HR.Bukhari).
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Amalan yang paling dicintai Allah setelah yang fardu adalah memasukkan kegembiraan di hati Muslim.” (HR at-Thabrani dari Ibnu Abbas).
Buatlah gembira saudara(i) kita yang lain, jangan membuat mereka sedih atau sakit hati, karena membuat mereka gembira dengan cara yang baik, maka itu adalah satu amal yang sangat di cintai Allah.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Bergaul dengan orang yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang Buruk.” (HR. Al-Hakim).
Termasuk juga berbicara buruk adalah membicarakan keburukan orang lain, dan termasuk juga bicara buruk ADALAH MEMBICARAKAN KEBURUKAN ORANG LAIN seperti orang yg memakan bangkai saudara sendiri.
Allah Ta’ala berfirman ;
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalam (surga) dengan sejahtera lagi aman.” (QS.Al-Hijr : 45-46).
Orang-orang bertaqwa adalah orang yg menjalankan perintah Allah seperti sholat dan kewajiban lainnya serta sunnah-sunnah Rasul-Nya. Jadi tidak dikatakan bertaqwa orang yang meninggalkan sholat.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Barangsiapa yang bangun di pagi hari & hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak-hak Allah dalam dirinya (tidak berdzikir) maka Allah akan menanamkan 4 penyakit:
1. kebingungan yang tiada putus-putusnya,
2. kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya,
3. kebutuhan yang tidak pernah terpenuhi,
4. khayalan yang tidak berujung.”
(HR. Imam Thabrani)
Allah Ta’ala berfirman ;
“ Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat (menjaga sholatnya), menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Attaubah 9 :18).
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barang siapa yang mengeluarkan kotoran dari masjid maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga,” (HR Ibnu Majah).
Jaga kebersihan masjid, dan jangan pernah malu mengepel dan membersihkan masjid meski itu sudah ada petugasnya, jangan sungkan untuk membantu. Semoga Allah ridhoi.
Allah Ta’ala berfirman ;
”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al -‘Ankabuut: 1-3).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang rendah hati karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.”(HR.Muslim:4689).
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada masing-masing dari keduanya ada kebaikan. Bersemangatlah untuk melakukan apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah, serta jangan merasa lemah. Apabila engkau ditimpa sesuatu (masalah), janganlah mengatakan ‘Seandainya aku dulu melakukan begini dan begini’, namun katakanlah ‘Ini adalah takdir Allah, dan apa pun yang Allah kehendaki pasti Allah lakukan’ karena ucapan ‘seandainya’ itu membuka jalan untuk setan menggoda manusia.” (HR. Muslim no. 2664)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda:
Wahai Abdullah bin Qais! Maukah kamu aku tunjukkan kepada salah-satu kekayaan surga yang tersimpan? Aku menjawab: Tentu, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Yaitu ucapan: ‘laa haula wa laa quwata illa billah’ (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali berkat bantuan Allah). (Shahih Muslim No.4873).
Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.
(Nasehat dari sahabat Umar bin Khattab r.a).
Cara sunnah memakai sandal/sepatu, ikuti sunnah maka insyaAllah pakai sandal juga akan dapat pahala. dan jangan lupa awali dengan bismillah.
Dari Abu Hurairah r.a,Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:
“Jika kamu memakai sandal (kasut), pakailah yang kanan terlebih dahulu. Tetapi jika membukanya, yang kiri dahulu dibuka. Maka yang kanan adalah yang mula-mula dipakai dan yang terakhir dibuka”.(Riwayat al-Bukhari).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda:
“Bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Ahmad 5/135, 158, 177, At-Tirmidzi no. 1987).
Akhlak baik terhadap manusia yang pertama Memaafkan keburukan mereka dan gangguan mereka terhadapmu, kemudian engkau bermuamalah dengan mereka dengan muamalah yang baik dalam ucapan maupun perbuatan. Termasuk akhlak baik yang paling khusus adalah sabar menghadapi mereka, tidak jenuh dengan mereka, berwajah cerah, berkata lembut, berucap indah yang menyenangkan teman duduk, memberikan kegembiraan pada teman, menghilangkan rasa tidak enak di hati mereka, dan hal baik lainnya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ;
“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang bodoh.” (QS al-A’raf: 199).
Dalam ayat tersebut Allah mengabarkan kepada umat Muslim bagaimana seharusnya kita menjalani kehidupan di atas muka bumi ini.
Tiga konsep yang Allah berikan kepada kita ;
Pertama, jadilah pemaaf. Ketika proses saling maaf dan memaafkan sudah menjadi habit (kebiasaan) dalam masyarakat, sungguh masyarakat tersebut akan menjadi suatu masyarakat yang harmonis, mawaddah wa rahmah (cinta dan kasih sayang) menaungi mereka.
Kedua, mengimbau kepada kebenaran. Di kala rasa cinta dan kasih menaungi kehidupan mereka, di sana akan terjalin suatu interaksi yang harmonis dan mereka akan mengoreksi sahabatnya yang berbuat kesalahan.
Ketiga, berpaling dari orang-orang bodoh. Ketika suatu masyarakat sudah menjadi masyarakat harmonis dan religius, sungguh mereka akan berpaling dari perilaku orang-orang yang bodoh, perilaku yang kering akan hal-hal yang bermanfaat. Dan, seperti inilah seorang Muslim, “meninggalkan suatu hal yang tak berguna adalah kebaikan bagi seorang Muslim.”
Diam Ketika Marah :
Dari Ibnu Abas r.a, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda : .., “Jika engkau marah, maka diamlah.” Beliau mengucapkannya dua kali. (Hadits shahih Riwayat Imam Ahmad: 1/283)
Atau Mengubah Posisi Tubuh Saat Marah
Dari Abu Dzar r.a ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada kami: “Jika salah seorang dari kalian marah dan ia dalam keadaan berdiri, hendaklah ia duduk. Jika rasa marahnya hilang (maka itu yg dikehendaki), jika tidak (hilang marahnya) hendaklah ia berbaring.”
Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyyah dari Khalid dari Dawud dari Bakr bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengutus Abu Dzar dengan membawa pesan hadits ini.” Abu Dawud berkata, “Hadits ini adalah yg paling shahih di antara dua hadits yg ada.” (HR. Abu Dawud: 4783).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda:
“Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian & cobaan. Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya & barangsiapa murka maka baginya murka Allah”. (HR. Tirmidzi)
Jaga wudhu sebelum tidur.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda:
“Barangsiapa Tidur Di Malam Hari Dalam Keadaan Suci (Berwudhuk) Maka Malaikat Akan Tetap Mengikuti, Lalu Ketika Ia Bangun, Niscaya Malaikat Akan Berdoa: “Ya Allah, Ampunilah Hamba-Mu Si Fulan, Karena Ia Tidur Di Malam Hari Dalam Keadaan Selalu Suci.”( HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar )
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda:
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Dia akan jadikan orang itu fakih terhadap dien (agama islam).” (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya)
Yufaqqihu (يُفَقِّهْهُ ), maknanya: menganugerahkan kecerdasan, pengetahuan, dan kefahaman terhadap urusan Islam (hukum-hukum syar’i).
Faham di sini adalah faham yang membuahkan amal shalih agar kefahaman dan ilmunya tersebut tidak menjadi bumerang bagi dirinya. Karena siapa yang tidak mengamalkan ilmu yang telah dipahaminya, ia termasuk orang yang mendapat murka.
Syarat utama untuk jadi orang yang baik disisi Allah adalah faham agama, karena orang yang faham agama dan mengamalkannya adalah orang yang Allah kehendaki baik. .
Belajarlah Islam dengan sungguh-sungguh dan amalkan dengan istiqomah, semoga Allah merahmati kita semua.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ;
“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya (kepada Allah seperti menjaga sholat dan amalan lainnya), laki-laki dan perempuan yang benar (menjauhi maksiat/dosa-dosa), laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah Telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al-Ahzab:35)
Langganan:
Postingan (Atom)




