Selasa, 31 Desember 2013

nikahan teman2ku

single or married, never let your happiness depends only on your status.
Happy to be single and grateful to be taken in halal way :)

Zumeria Putri



Zanelia dan Nispu Mabrur




Vovi Mia Andriani


Yana Febrina



Rice Permata Sari

Lani Afriani


Emiliani




Alkausar dan Miftahul Fauziah



Delvia Asra





Megi Melian

Arfa Mina Sekti

Rice Permata Sari

Vinci Elakarci Elza

Wahyuni Adya Putri

Taslimah Husni

Elinda Vermansyah

Ilza Masni

Resnia Laila









Senin, 30 Desember 2013

Jaman-Jaman kita Muda

liat2 foto dan video masa2 kuliah, terasa indahnya kebersamaan di PPG fisika ^_^. Dari pagi sampe sore kita udh berada diruangan itu (PBM Fisika UNP). Kala isoma selesai aktivitas kita macam2, yg paling diingat itu adalah yg suka tdr di ruang sholat (hayoooo siapa??? :D yg sering ditegur pak asrizal dikelas, hihi

Teruuuus yg suka sakit bareng????? yg sakit gigi dan sakit perut smpe nangis?
Kepeleset dikamar mandi trus di anterin Pak Akmam plg ke asrama
Yg sakit perut tengah malam (jam 02.00) smpe2 dilarikan ke UGD
pas pulangnya minta jalan2 pula ke taplau sm bg Rifza (Satpam) handeeeeeh X_X

Yg sakit krn dehidrasi dan tipus yg juga sempat dirawat di RS, mmm
Teruuuus yg jatuh masuk parit dan kakinya terkilir, walaaaah bg Faldi, haaha, menghayal pulang kuliah kali yeeee.....
  
^_^

1 bulan lagi kita disini kawaaaaaan, pasti aku akan merindukan suasana itu lagi :'(

Sabtu, 28 Desember 2013

10 Muwasafat Tarbiyyah

Muslim yang ingin mempersiapkan diri dalam perjuangan Islam perlu memperbaiki dirinya agar sentiasa terkehadapan dari manusia lain. Risalah Islam yang syumul ini hendaklah difahami dengan membentuk diri yang syumul juga. Maka hendaklah diteliti di sini tentang aspek-aspek seorang daie Muslim dalam rangkanya untuk menjadi seorang Muslim yang sempurna.

Sifat-sifat yang perlu ada pada diri duah ialah:

1. Kuat tubuh badan (Qawiyyal Jism)
· Dakwah berat tanggungjawab dan tugas – perlukan badan yang sihat dan kuat.
· Rasulullah saw menitikberatkan soal ini. Maksud Hadis : Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dikasihi Allah dari mukmin yang lemah, tetapi pada keduanya ada kebaikan.
· Pesanan al-Banna:
· Memeriksa kesihatan diri,mengamalkan riyadhah dan tidak memakan/minum suatu yang merosakkan badan.
2. Akhlak yang mantap (Matinul Khuluq)
· Akhlak kita ialah Al-Quran dan ditunjukkan oleh Nabi saw.
· Dijelaskan beberapa unsur oleh Imam Al-Banna dalam kewajipan dai iaitu sensitif, tawadhu, benar dalam perkataan dan perbuatan, tegas, menunai janji, berani, serius, menjauhi teman buruk dll.
3.Fikiran yang berpengetahuan (Mutsaqqafal Fikri)
· Perlu berpengetahuan tentang Islam dan maklumat am supaya mampu menceritakan kepada orang lain.
· Perlu bersumberkan kepada Al-Quran dan Hadis dan diterangkan oleh ulama yang thiqah.
· Pesan Imam Banna: Perlu boleh membaca dengan baik, mempunyai perpustakaan sendiri dan cuba menjadi pakar dalam bidang yang diceburi.
· Mampu membaca Al-Quran dengan baik, tadabbur, mempelajari seerah, kesah salaf dan kaedah serta rahsia hukum yang penting.
4. Mampu berusaha (Qadiran ala Kasbi)
· Walaupun kaya, perlu bekerja.
· Tidak terlalu mengejar jawatan dalam kerajaan/resmi.
· Meletakkan jawatan dan tempat kerja mengikut keperluan dakwah lebih utama dari gaji dan pendapatan.
· Melakukan setiap kerja dengan betul dan sebaiknya (ihsan).
· Menjauhi riba dalam semua lapangan.
· Menyimpan untuk waktu kesempitan.
· Menjauhi segala bentuk kemewahan apatahlagi pembaziran.
· Memastikan setiap sen yang dibelanja tidak jatuh ke tangan bukan Islam.

5. Akidah yang sejahtera (Salimul Aqidah)
· Redha Allah sebagai tuhan, Islam sebagai Agama dan Muhammad saw sebagai Nabi.
· Sentiasa muraqabah Allah dan mengingati akhirat, memperbanyakkan nawafil dan zikir.
· Menjaga kebersihan hati, bertaubat, istighfar, menjauhi dosa dan syubhat.

6. Ibadah yang betul (Sahihul Ibadah)
· Perlu melakukan ibadat yang meninggikan roh dan jiwanya.
· Perlu belajar untuk membetulkan amalannya dan mengetahui halal dan haram.
· Tidak melampau atau berkurang (pertengahan).

7. Mampu melawan nafsu (Mujahadah ala Nafsi)
· Perlu azam yang kuat untuk melawan kehendak nafsunya dan mengikut kehendak Islam.
· Tidak menghiraukan apa orang kata dalam mempraktikkan Islam.
· Dai mungkin melalui suasana sukar yang tidak akan dapat dihadapi oleh orang yang tidak biasa dengan kesusahan.

8. Menjaga waktu (Haarithun ala Waqtihi)
· Waktu lebih mahal dari emas, waktu adalah kehidupan yang tidak akan kembali semula.
· Sahabat sentiasa berdoa agar diberkati waktu yang ada pada mereka.
· ..Aku adalah makhluk baru.. menjadi saksi kepada manusia.

9. Tersusun dalam urusan (Munazzamun fi syu’unihi)
· Untuk manfaatkan waktu dengan baik.. perlu penyusunan dalam segala urusan.
· Gunakan segala masa dan tenaga tersusun untuk manfaat Islam dan dakwah.

10. Berguna untuk orang lain. (Nafi’un li ghairihi)
· Dai umpama lilin yang membakar diri untuk menyuluh orang lain.
· Dai adalah penggerak dakwah dan Islam. Masa depan Islam, hidup mati Islam bergantung kepada dai.
· Amal Islam ialah untuk menyelamatkan orang lain dari kesesatan.
· Dai merasa gembira bila dapat membantu orang lain. Paling indah dalam hidupnya ialah bila dapat mengajak seorang manusia ke jalan Allah.


Kisah Hebat Seorang Lelaki Soleh menguji Calon-Calon Istrinya

Kisah ini amat sesuai dibaca oleh mereka yang sedang mencari jodoh atau yang sedang mencari menantu yang soleh / solehah ..

Ini adalah kisah seorang pemuda yang baru mengenali dirinya dalam memilih calon isteri, kisah ini tak dapat admin nak dipastikan fakta atau tidak, namun semoga pelaj...aran yang ada didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama Muslimah yang belum menikah semoga menjadi renungan.

Dia sangat baik, taat (pada orang tuanya), berpendidikan baik, orang tuanya menyuruhnya untuk segera menikah disebabkan umurnya sudah meningkat 30an. Mereka, orang tuanya, telah melihat banyak calon isteri untuknya dan dia telah menolaknya semua. Orang tuanya berfikir, mungkin saja ada seseorang yang lain yang berada di fikirannya.

Namun setiap kali orangtuanya membawa seorang wanita ke rumah, pemuda itu selalu mengatakan “dia bukanlah orangnya!” Pemuda itu menginginkan seorang gadis kampung yang pegangan agamanya dengan baik (solehah). Suatu malam, orang tuanya mengatur sebuah pertemuan untuknya untuk bertemu dengan seorang gadis yang solehah dan mengamalkan agamanya.

Pada malam itu, pemuda itu dan seorang gadis yang dibawa orang tuanya, dibiarkan untuk bercakap dengan anaknya dan saling menanyakan pertanyaan satu sama lainnya, seperti biasa. Pemuda itu mengizinkan gadis itu untuk bertanya terlebih dahulu. Gadis itu menanyakan banyak pertanyaan terhadap pemuda itu, dia menanyakan tentang kehidupan pemuda itu, pendidikannya, teman-temannya, keluarganya, kebiasaannya, hobinya, gaya hidupnya, apa yang ia sukai, masa lalunya, pengalamannya, bahkan ukuran kasutnya…

Si pemuda itu menjawab semua pertanyaan gadis itu, tanpa banyak alasan dan dengan penuh rasa sopan. Dengan tersenyum, gadis itu telah lebih dari satu jam, merasa bosan, kerana ia sedari tadi yang bertanya-tanya, dan kemudian meminta pemuda itu, apakah ia ingin bertanya sesuatu padanya? Pemuda itu mengatakan, saya hanya memiliki 3 pertanyaan. Gadis itu tersenyum, baiklah hanya 3 pertanyaan, tanyalah.

Pemuda itu menanyakan pertanyaan pertama. Pemuda: Siapakah yang paling kamu cintai di dunia ini, seseorang yang dicintai yang tidak ada yang akan pernah mengalahkannya? Gadis: Ini adalah pertanyaan mudah, ibuku. (katanya sambil tersenyum).

Pertanyaan ke-2 Pemuda: Kamu beritahu, kamu banyak membaca Al-Qur’an, bolehkah kamu memberitahuku surah mana yang kamu ketahui ertinya? Gadis: (Mendengar itu wajah si Gadis merah dan malu), aku belum tahu ertinya sama sekali, tetapi aku berharap segera mengetahuinya insyaAllah, aku hanya sedikit sibuk.

Pertanyaan ke-3 Pemuda: Saya telah dilamar untuk menikah, dengan gadis-gadis yang jauh lebih cantik daripada dirimu, Mengapa saya harus menikahimu? Gadis: (Mendengar itu si Gadis marah, dia mengadu ke orang tuanya dengan marah), Aku tidak ingin menikahi lelaki ini, dia menghina kecantikan dan kepintaranku. Dan akhirnya orang tua si pemuda sekali lagi tidak dapat mencari calon isteri untuk anaknya. Kali ini orang tua si pemuda sangat marah, dan mengatakan “mengapa kamu membuat gadis itu marah, keluarganya sangat baik, dan mereka warak seperti yang kamu inginkan.

Mengapa kamu bertanya (seperti itu) kepada gadis itu? beritahu kami!”. Pemuda itu mengatakan, Pertama aku bertanya kepadanya, siapa yang paling kamu cintai? dia menjawab, ibunya. (Orang tuanya mengatakan, “apa yang salah dengan itu?”) pemuda itu menjawab, “Tidaklah dikatakan Muslim, hingga dia mencintai Allah dan RasulNya (shalallahu’alaihi wa sallam) melebihi siapapun di dunia ini”. Jika seorang wanita mencintai Allah dan Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) lebih dari siapapun, dia akan mencintaiku dan menghormatiku, dan tetap setia padaku, kerana cinta itu, dan ketakutannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kami akan saling lebih mencintai, kerana cinta ini adalah yang lebih besar daripada nafsu untuk kecantikan.

Pemuda itu berkata, kemudian aku bertanya......


http://isatie.blogspot.com/2013/01/kisah-hebat-seorang-lelaki-soleh.html

Minggu, 08 Desember 2013

doakan saja ya :)

Di sela-sela kesibukanku tetap saja ingat sesuatu yang bikin galau, Allahu akbar, lagi-lagi mereka bertanya "kapan kamu menikah???" ah sudahlah, jangan lagi tanya itu padaku, cukup doakan saja ya :)

Semua akan indah pada waktunya, Allah sudah tentukan kapan, hanya saja kita tidak tahu kapan dan dengan siapa.

Klo kita ziarah kubur biar kita selalu ingat bahwa hidup tidak selamanya, tapi pada suatu saat kita akan dipanggil.

Klo kita pergi ke nikahan teman, maka kita akan selalu di ingatkan klo kita tak selamanya hidup sendiri, suatu saat kita pasti dipertemukan  dengan jodoh kita :D

         okeeee preeend smpe jumpa di wedding-wedding berikutnya

vj's Wedding